Aksi Heroik Berujung Duka, Pekerja Proyek Sodetan Cirebon Tewas Usai Selamatkan Temannya!

Proyek

Superbersih.id – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Kedung Dongkol, Desa Luwungkencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon. Seorang pekerja proyek sodetan dilaporkan tewas tenggelam pada Sabtu sore, 13 Desember 2025. Korban meninggal dunia setelah berupaya menyelamatkan rekannya yang hampir tenggelam di sungai tersebut.

Read More : Wali Kota Cirebon Tinjau Pasar Jagasatru, Pastikan Pangan Aman

Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan rekan kerja korban. Suasana haru pun menyelimuti lokasi kejadian hingga proses evakuasi selesai dilakukan oleh tim gabungan.

Kronologi Pekerja Tenggelam di Sungai Kedung Dongkol

Korban diketahui bernama Naim (18), warga Pemalang, Jawa Tengah. Saat kejadian, Naim sedang bekerja di proyek sodetan bersamaUD Sungai Kedung Dongkol. Tiba-tiba, salah satu rekannya terpeleset dan jatuh ke sungai yang memiliki arus cukup deras serta dipenuhi lumpur tebal.

Baca juga: UIN Siber Cirebon Kunjungi ANRI untuk Penguatan Implementasi SRIKANDI

Tanpa berpikir panjang, Naim yang berada di seberang sungai langsung melompat untuk menolong. Upayanya membuahkan hasil. Rekan kerjanya berhasil diselamatkan dan selamat dari maut. Namun nahas, Naim justru terseret arus sungai dan tenggelam karena kondisi lumpur yang sangat pekat.

Pencarian Intensif Tim SAR Gabungan

Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Cirebon, kepolisian, dan relawan segera melakukan pencarian. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih dua kilometer dari titik korban hilang.

Petugas juga menggunakan perahu untuk memecah arus dan memudahkan pencarian di area sungai yang berlumpur tebal. Warga setempat turut membantu dengan peralatan seadanya. Pencarian berlangsung cukup sulit karena visibilitas rendah dan kondisi sungai yang tidak bersahabat.

Jasad Korban Ditemukan dan Dievakuasi

Setelah hampir empat jam pencarian, jasad Naim akhirnya ditemukan. Lokasinya tidak jauh dari titik awal korban tenggelam, sekitar 20 meter dari area pembangunan sodetan. Korban ditemukan dalam kondisi tertancap di lumpur sungai.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan diwarnai isak tangis rekan kerja serta warga sekitar. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, untuk dilakukan visum.

Keterangan Polisi dan Basarnas

Kapolsek Susukan, Iptu Kelani, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan temannya yang terjatuh ke sungai.

Sementara itu, Kepala Basarnas Cirebon, Syarief Prabowo, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan dalam kondisi tertancap lumpur dan pencarian melibatkan tim SAR gabungan serta warga sekitar.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan kerja, terutama di area proyek yang memiliki risiko tinggi seperti sungai dengan arus deras dan lumpur tebal.