Bulan Dana PMI Cirebon Seret, 10 Kecamatan Tak Berkontribusi Sama Sekali!

Dana PMI

Superbersih.id – Hasil Bulan Dana PMI kerap menjadi barometer kepedulian sosial masyarakat terhadap kegiatan kemanusiaan. Lewat program ini, PMI mengandalkan partisipasi berbagai pihak untuk mendukung layanan kebencanaan, kesehatan, hingga sosial. Karena itu, capaian Bulan Dana selalu mendapat perhatian, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat luas.

Read More : Kredit Usaha Mikro Cirebon Digenjot, Bank Lokal Siapkan Paket Baru

Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon Tahun 2025 resmi ditutup. Penutupan kegiatan kemanusiaan ini digelar di Ruang Nyi Mas Gandasari, Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Kamis, 11 Desember 2025. Namun sayangnya, hasil yang didapat belum sesuai harapan karena belum mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

Perolehan Dana Masih di Bawah Target

Berdasarkan data panitia, dana yang berhasil dihimpun selama Bulan Dana PMI 2025 mencapai Rp1.013.030.038. Angka ini masih cukup jauh dari target sebesar Rp1.304.200.000. Fakta lain yang cukup menjadi sorotan, terdapat 10 kecamatan di Kabupaten Cirebon yang tidak menyetor dana sama sekali.

Kesepuluh kecamatan tersebut yakni Kecamatan Ciwaringin, Ciledug, Losari, Pangenan, Susukanlebak, Pabedilan, Gebang, Pasaleman, Suranenggala, dan Kecamatan Waled. Kondisi ini pun menjadi bahan evaluasi serius bagi PMI dan pemerintah daerah.

Bupati dan Sekda Tekankan Evaluasi Bersama

Bupati Cirebon, H Imron, menyampaikan bahwa Bulan Dana PMI memiliki peran penting dalam mendukung kinerja dan aktivitas kemanusiaan PMI. Selama ini, PMI dikenal dekat dengan masyarakat dan selalu hadir dalam berbagai kondisi darurat.

Ia mengapresiasi panitia, relawan, serta seluruh pihak yang sudah berkontribusi. Menurutnya, partisipasi masyarakat mencerminkan kuatnya semangat gotong royong warga Kabupaten Cirebon. Meski begitu, hasil tahun ini tetap perlu dievaluasi bersama.

โ€œIni bukan akhir, tapi awal untuk memperkuat komitmen kemanusiaan,โ€ ujarnya.

Panitia Dorong Inovasi dan Sosialisasi

Ketua Panitia Bulan Dana PMI 2025, H Hendra Nirmala, menyebut capaian tahun ini tetap patut diapresiasi. Namun, ia tak menampik bahwa penggalangan dana sosial masih terasa sulit.

Menurut Hendra, ke depan perlu peningkatan sosialisasi, termasuk pemanfaatan metode digital seperti QRIS agar masyarakat lebih mudah berdonasi. Langkah ini diharapkan bisa mendongkrak perolehan dana pada Bulan Dana PMI berikutnya.

Baca juga: Operasi Miras Di Kota Cirebon, Polisi Sita Puluhan Botol Dan Bongkar Sindikat

Dana Digunakan untuk Program Kemanusiaan

Ketua PMI Kabupaten Cirebon, Hj Rd Sri Heviyana, menegaskan bahwa dana Bulan Dana PMI akan dimasukkan dalam anggaran tahun 2026. Dana tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan sosial, kesehatan, hingga kegiatan donor darah.

PMI Kabupaten Cirebon juga terus aktif memberikan bantuan nyata, baik untuk korban bencana lokal maupun nasional. Harapannya, kepercayaan masyarakat terhadap PMI terus terjaga dan partisipasi di tahun mendatang semakin meningkat.